Jumat, 15 April 2011

Flashback Setahun Silam


Hari jum'at malam tepatnya aku sedang dalam keadaan hamil 9 bulan kurang 3 hari, sekitar jam 10 malam mulai berasa sakit perut cuma frekuensinya ga sering, kucoba dengan mengisi kegiatan membaca sholat, sambil menunggu telepon dari papa krn hari itu kami menantikan gaji yg tak kunjung datang. Jam 11 an papa telp katanya uang sdh turun, alhamdulillah aku minta dibelikan nasi goreng spesial, sambil rasain sakit aku makan. Dan oh iya rencananya besok hari sabtu papa akan pergi ke puncak untuk mengikuti training supervisor, dalam hati aku berkata 'nak kamu keluar sekarang aja mumpung papa blm pergi' hehehe

Selesai makan aku makin rasakan mules dan ga bisa tidur, itu sekitar jam 2 pagi, jam 4 makin terasa sakitnya, aku kekamar mandi dan kaget waktu lihat ada darah di cd, aku langsung teriak panggil ibuuuuuu, kata ibu itu berarti udah mau melahirkan, terus kami siap2, jam 5 aku, ibu dan suamiku pergi ke bidan setiyanah, sampai disana dicek baru pembukaan 1, dan hal yang kurang mengenakkan adalah waktu bidan bilang sepertinya anakku kecil dan kurang dari 2kg, dan bidannya ga mau beresiko. Dia kasih pilihan kalau mau melahirkan disitu aku harus USG dulu untuk mengetahui BB kamu sayang, direkomendasikan ke cipto or persahabatan, akhirnya mama memilih ke RSUD Budhi Asih. Lalu aku, ibu, papa pulang lagi. Papa pergi sebentar ke kantornya untuk izin tidak bisa mengikuti training (akhirnya, senang juga aku).

Kata papa pergi aja berdua ke RS nya, nanti papa nyusul, karena ga nahan, jam 11 aku sama ibu dan arum pergi ke RSUD Budhi Asih naik taxi, disana aku ketempat registrasi, sampai2 petugasnya bingung siapa yang mau lahiran (menurut mereka, kenapa pasien yg daftar yah) hahahaha. Naik kelantai 3 keruang bersalin, trs ketemu dokternya ga lama di USG, dan alhamdulillah ternyata berat kamu 2,5 kg (saat itu) bersyukur banget karena tadinya andai dibawah 2 kg, mama harus dioper ke RSCM dan mungkin harus cesar.

Dokternya memberi pilihan mau melahirkan dimana, dan nanya dimana rumahnya, dibilang di kayumanis, eh kata dokternya kenapa ga di puskesmas aja, bagus dan murah kok. Karena aku ga mau balik lagi ke bidan dan karena puskesmas dekat banget dengan rumah akhirnya kami memutuskan dipuskesmas aja. Dan akhirnya papa datang, sambil kesakitan aku harus nunggu administrasi selesai. Lalu pulang dan sampai dirumah jam 2.30 siang, aku suruh papa beliin es krim biar BB kamu nambah lagi nak.

Sampai rumah, aku masih kesakitan, rasanya ga kuat pengen buru2 keluarin kamu nak, nah jam 4 kami pergi ke puskesmas, disana dicek ternyata masih pembukaan 1, Masya Allah dari jam 4 pagi sampai sore masih aja pembukaan 1, trs aku disuruh banyakin jalan, disuruh makan biar ga lemas, sampai malam jam 7.30 pembukaan masih segitu2 aja, wah rasanya udah ga karuan, mules luar biasa, ttp jalan2, jam 10 malam masih sama keadaannya, sampai ada bidan yg bilang lebih baik aku pulang aja dulu. Karena udah malam dan aku takut kalau pulang malah lebih parah, aku putuskan untuk disitu aja, uuugggggghhhhhhhh jam 23.30 masuk keruang bersalin, kata nya pembukaan udah bertambah dan mungkin sebentar lagi. Ternyata bohong, aku dah teriak2 kesakitan ga taunya belum2 juga, sampai2 mules yang tadinya berselang 5 menit sekarang malah jauh jaraknya, Aku hanya berzikir, ditemani papa (yg cerewet dan malah ngomelin aku), ga boleh ngeden, aku ga kuat kadang2 ngeden juga, sampai2 papa marah dan sempat lama ninggalin aku, ditemani Uwa' Pida dan ibu .

Mana tepat didepan ada jam dinding, yang rasanya tiap detik makin berat, menghitung waktu yang rasanya panjaaaaang sekali, sungguh benar2 ga tahan sakitnya. Untungnya aku ditemani orang2 yang sayang sama aku, mau menemani saat2 susah dan berat ini. Makin lama makin ga kuat, lama2 lemas juga dan ngantuk, tadinya ga boleh tidur, tp ditensi jadi naik, akhirnya diperbolehkan juga tidur. Tidur namanya aja padahal tetap aja ngerasain sakit yang tiada tara. Dicek2 aku belum ada kemajuan juga, akhirnya bidannya bilang ke suami agar aku diinfus dan dirangsang/induksi aja. Akhirnya jam 5 pagi aku disuntik, dan berrrrrrrrr jam 5.30 pecah ketuban (serasa buang air se bak), lalu disusul suara tangis bayiku, Alhamdulillah Puji Syukur Allah, Allahu Akbar, ga bisa berkata2 betapa leganya aku. Kulihat sebentar, mirip aku banget, lucu mungil. Dibawa ass. bidan untuk dibersihkan, dan aku nya masih perlu tindakan lain yaitu diJAHIT, yang ampun sakit juga (tp masih mending deh) selesai dijahit jam 6.30. Papa lalu datang dan cium kening aku. Trs aku disuapin bubur, selesai 7.30, ga lama baby nya datang, mau disusu in. Begitulah proses kelahiran anak kami MUHAMMAD HAFIZ AL FATIH dengan BB 2,8 kg dan TB 48 cm pk. 5.30 Hari Minggu tanggal 2 Mei 2010 (bertepatan denga hari Pendidikan) kelak mudah2an anak ini bisa menjadi kebanggaan kami sebagai orang tuanya, Amiiiiiiiiiiiiiiinnnnn

Tidak ada komentar:

Posting Komentar